Bebatuan Keras Sulit Dipecahkan Tim Bakar Ban Bekas saat Cari Luweng Pracimantoro Apa Kegunaannya

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Tim relawan yang membuka saluran air ke dalam luweng di Dusun Gandu, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri mengalami kesulitan.
Kesulitan itu ditemui ketika akan membuka saluran air di luweng yang letaknya di dataran lebih tinggi daripada tanah disekitarnya itu.
Sebab, bebatuan di sana terbilang cukup keras sampai-sampai mesin breaker yang digunakan tak bisa memecahkan lapisan batuan itu.
Baca juga: Siap-siap, Warga Papahan Taksimadu Jadi Juragan Kos Dadakan : Jadi Lokasi Kampus Baru Muhammadiyah
Baca juga: Dipertemukan Polisi, Siapa Sosok di Dalam Mobil Plat Merah yang Viral Halangi Ambulans di Klaten?
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu relawan, Saryono, dia mengatakan bahwa pilihan terakhir yang dilakukan agar batu bisa hancur dengan menggunakan ban yang dibakar.
"Kemarin operator mesin bilang kalau sudah tidak mampu, akhirnya solusinya ya cuman itu (dibakar)," kata dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (30/10/2021).
Pria yang biasa disapa Yono itu menjelaskan, apabila batu dibakar akan sedikit melunak.
Baru setelah batuan melunak, kata dia, dihancurkan menggunakan alat berat.
[embedded content]"Ini nanti mulai dibakar setelah mesin istirahat, dibakar sampai malam. Besok dilanjutkan pembakaran lagi," jelasnya.
Cara itu dinilai efektif untuk mengatasi kendala kerasnya batuan. Pembakaran itu akan membuat retakan-retakan dilapisan batu.
0 Response to "Bebatuan Keras Sulit Dipecahkan Tim Bakar Ban Bekas saat Cari Luweng Pracimantoro Apa Kegunaannya"
Post a Comment